Category Archives: Cat

Mengenal Lebih Dekat Kucing Somali

spesies kucing somali coklat

spesies kucing somali coklatnn

Kucing Somali, merupakan ras kucing yang asal mulanya masih banyak diperbincangkan. Beberapa pendapat mengatakan bahwa Somali merupakan akibat dari mutasi genetik alami ras kucing Abyssinian. Namun, pendapat lain mengatakan bahwa Somali merupakan hasil cross-breeding di Inggris sekitar tahun 1940. Ras kucing Abyssinian berbulu panjang pertama kali terlahir di Amerika Serikat, tepatnya pada tahun 1953. Pada saat itulah cat fanciers mengalami krisis kepanikan karena standarisasi untuk ras kucing Abyssinian memang tidak berbulu panjang. Meski banyak peternak kucing yang berusaha melenyapkan ras kucing baru ini, namun sedikit demi sedikit, ras kucing baru ini cukup pesat dalam meraih penggemar. Hal tersebut disebabkan oleh karena keindahan dan kecantikan dari kucing Somali. Mengetahui perkembangan tersebut, ras kucing Somali lalu  dikembangbiakan. Selain itu, tidak sedikit peternak kucing yang melakukan breeding terhadap ras kucing Abyssinian-Longhair ini. Sekitar pada tahun 1975, CFA (Cat Fanciers’ Association) memberikan pengakuan terhadap ras kucing Somali ini, diikuti oleh TICA (The International Cat Association) dan FIFe (Fédération Internationale Féline) yang akhirnya juga memberikan pengakuan.

Yuk Kita Berkenalan dengan Kucing Chantilly

spesies kucing chantilly yang sekilas terlihat menyeramkan

spesies kucing chantilly yang sekilas terlihat menyeramkan

Kucing Chantilly, merupakan ras kucing domestik asal negara Amerika Serikat, yang dulu disebut dengan nama kucing Tiffany. Ciri khas dari kucing Chantilly ialah warna bulunya yang cokelat, sehingga terkesan unik, cantik, dan menarik. Diperkenalkan untuk pertama kalinya dengan nama Tiffany, yaitu oleh seseorang bernama Sigyn Lund, pemilik Sig Tim Hil Cattery. Karena di wilayah Britania Raya terdapat ras kucing dengan nama Tiffanie, maka kucing tersebut diubah namanya oleh para peternak kucing dari Kanada menjadi kucing Chantilly.

Pentingnya Susu Kolostrum Untuk Kucing

Sama seperti halnya dengan manusia, pada saat lahir bayi belum memiliki kekebalan tubuh yang baik, atau belum berkembang dan bekerja dengan sempurna. Begitu pula halnya dengan kucing, atau hewan lain, yang pada saat lahir, mereka belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat. Kucing yang baru saja lahir tentu masih memiliki daya tahan tubuh yang lemah, dan akan mudah terserang berbagai macam penyakit. Anak kucing yang sudah terserang atau terjangkit penyakit, tentu akan mudah dan cepat mengalami kematian, tidak tergantung dari sebarapa besar atau parah penyakit yang dideritanya. Karena dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, penyakit ringan pun akan berpotensi menyebabkan kematian bagi si anak kucing. Oleh karena itu, telah disediakan kolostrum bagi kucing yang baru lahir.

Penyebab & Cara Atasi Otitis Pada Kucing

otitis pada kucing dapat menyebabkan infeksi dan berakhir dengan amputasi

otitis pada kucing dapat menyebabkan infeksi dan berakhir dengan amputasi

Otitis, atau yang lebih dikenal dengan istilah infeksi/ radang telinga, merupakan salah satu penyakit yang kerap terjadi pada kucing peliharaan. Pada umumnya, telinga kucing terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian luar (eksternal), bagian tengah, dan bagian dalam (internal). Biasanya, otitis terjadi pada salah satu dari tiga bagian telinga tersebut, atau bahkan ketiga bagiannya. Otitis yang terjadi di bagian dalam telinga biasanya merupakan jenis otitis yang sudah parah atau akut. Hal tersebut bahkan mampu membuat kucing peliharaan akan kehilangan pendengarannya secara permanen. Lalu, apa yang menjadi penyebab otitis pada kucing?

FIP (Feline Infectious Peritonitis) Pada Kucing

FIP pada kucing

kucing yang terinfeksi FIP

FIP, atau yang disebut dengan Feline Infectious Peritonitis, merupakan suatu penyakit yang sering terjadi pada kucing peliharaan. Jenis penyakit yang disebabkan oleh virus Coronavirus atau yang disebut dengan istilah FcoV ini merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada kucing. Umumnya, jenis virus ini tak hanya terjadi pada kucing saja, namun juga dapat menyerang kondisi kesehatan hewan lain seperti anjing, dan babi. Bahkan, terdapat beberapa jenis spesies dari Coronavirus yang dapat terjadi pada manusia. Namun, jenis virus yang menyebabkan FIP pada kucing, tidak dapat menular atau terjadi pada manusia.