Category Archives: Rabbit

Mengobati Diare Pada Kelinci

Memiliki binatang peliharaan, sebagai pemilik tentunya Anda mengharapkan binatang peliharaan tersebut selalu dalam kondisi yang sehat. Namun, seperti hal nya manusia, hewan peliharaan pun juga rentan terhadap penyakit, salah satunya adalah kelinci. Salah satu penyakit yang sering terjadi pada kelinci adalah diare. Pada dasarnya, kelinci yang sehat dapat diamati dari kotorannya. Kotoran kelinci dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kotoran yang solid atau fecal dan cecotropes. Kotoran kelinci yang solid atau fecal adalah jenis kotoran yang berbentuk bulat dan kering. Sedangkan cecotropes adalah kotoran yang sering dikenal sebagai bentuk diare pada kelinci. Ciri dari cecotropes adalah tidak kering, yaitu lembek dan bercampur air serta berwarna hijau. Jika kelinci Anda mengeluarkan kotoran demikian, hal tersebut merupakan tanda atau gejala kelinci mengalami diare. Selain ditandai dengan keluarnya cecotropes, kelinci juga mengalami perubahan sikap seperti lemas, pendiam, dan berkurangnya nafsu makan dan minum. Diare pada kelinci mencapai tingkat yang cukup parah apabila kelinci mengeluarkan kotoran dengan suara berderam dan cair berwarna putih kekuningan. Jika sudah sedemikian parah, maka biasanya kelinci akan semakin cepat lemah, dan memungkinkan terjadinya kematian.

Lebih Dekat Dengan Kelinci Lionhead

kelinci lionhead

kelinci lionhead

Kelinci merupakan salah satu jenis hewan yang cukup populer dan digemari oleh banyak kalangan. Selain karena kelucuan tingkahnya yang menggemaskan, jenis-jenis kelinci juga sangat bervariasi dengan keunikannya masing-masing, salah satunya ialah kelinci Lionhead. Disebut sebagai kelinci Lionhead karena jenis kelinci yang satu ini memiliki tubuh yang diselimuti oleh bulu-bulu yang tebal, sehingga terlihat seperti singa kecil. Kelinci Lionhead sebenarnya bukan jenis kelinci baru, Lionhead sudah diperkenalkan di Amerika sejak tahun 2000. Lionhead diperkenalkan di Indonesia pada sekitar tahun 2012, oleh seorang kolektor kelinci hias asal Sukabumi, bernama Sugita Yohanes. Terdapat fakta unik tentang kelinci Lionhead, yaitu anggapan bahwa kelinci Lionhead merupakan jenis kelinci Anggora yang gagal atau tidak sempurna. Lalu, apa yang dimaksud dengan kegagalan tersebut? Berikut ulasannya.

Mengenal Anjing Welsh Corgi Pembroke

anjing welsh corgi

anjing welsh corgi

Welsh Corgi Pembroke adalah salah satu ras anjing yang cukup populer di wilayah Wales bagian barat. Ciri khas yang bisa ditemukan pada anjing Welsh Corgi Pembroke adalah bentuk dan ukuran tubuhnya yang pendek. Selain itu, anjing ini merupakan tipe anjing yang memiliki dua lapis bulu yaitu bulu lapisan atasnya yang cenderung lebih kasar, dan bulu lapisan bawah yang ber-tekstur lembut. Panjang bulu anjing Welsh Corgi Pembroke berukuran sedang, tidak terlalu panjang atau terlalu pendek. Pada umumnya, jenis bulu anjing ini adalah bulu yang lurus. Namun ternyata ada sebagian kecil anjing Welsh Corgi Pembroke yang memiliki jenis bulu bergelombang.

Mengenal Kelinci Jersey Wooley

kelinci jersey wooley

kelinci jersey wooley

Kelinci adalah salah satu jenis hewan yang kerap kali dijadikan hewan peliharaan karena kelucuan tingkahnya dan bentuk tubuhnya yang menggemaskan. Tidak sedikit orang yang memilih kelinci untuk dijadikan sebagai kawan kesayangan di rumah. Salah satu jenis kelinci yang imut, lucu dan menggemaskan adalah kelinci Jersey Wooley. Tidak sedikit orang yang belum mengetahui tentang jenis kelinci ini. Kelinci ras Jersey Wooley sebenarnya adalah jenis kelinci Dwarf, yaitu jenis kelinci kerdil/ kurcaci yang pertama kali diperkenalkan oleh seorang bernama Bonnie S, yang berasal dari New Jersey. Bonnie S memperkenalkan jenis kelinci Jersey Wooley ini tepatnya pada tahun 1984. Namun faktanya, kelinci ras Jersey Wooley baru diakui keberadaan jenisnya pada tahun 1988 dalam acara Arba. Sejak saat itulah ras kelinci Jersey Wooley menjadi populer dipelihara, yaitu pada tahun 1988.

Cara Mengkawinkan Kelinci

cara mengkawinkan kelinci

cara mengkawinkan kelinci

Pada dasarnya, cara mengkawinkan kelinci adalah sama, meskipun jenis kelinci memang berbeda-beda dan sangat beragam, seperti kelinci Flemish Giant, Rex, Dutch, Anggora, New Zealand White, Fuzzy Lop, dan kelinci Australia. Perlu untuk diketahui, bahwa ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengawinkan kelinci. Mengawinkan kelinci tidak boleh karena adanya unsur paksaan/ keinginan si pemilik. Karena hal semacam itu justru akan menimbulkan hal-hal yang tidak baik yang mungkin terjadi pada kelinci seperti, pertumbuhan kelinci yang terhambat/ terganggu, fisik pejantan akan menjadi kerdil/ cacat, dan kegagalan kehamilan pada kelinci betina. Selain menyebabkan ketidakbaikkan bagi indukan, mengawinkan kelinci secara paksa juga akan berdampak buruk bagi anakan kelinci yang akan dilahirkan kelak, seperti fisik yang cacat dan lemah, dan juga sering terserang penyakit.