Category Archives: Small Pets

Tips Merawat Marmut Hias Untuk Pemula

tips merawat marmut

tips merawat marmut

Marmut hias atau yang lebih dikenal dengan istilah GP atau Guinea Pig, merupakan salah satu jenis hewan pengerat bertubuh imut nan lucu yang kerap dijadikan hewan peliharaan oleh manusia. Marmut hias atau GP terbagi menjadi dua jenis, yaitu marmut hias long-hair (berbulu panjang) dan short-hair (berbulu pendek). Karena bulu-bulunya tersebut, maka tak heran jika dalam merawat marmut hias ini menghabiskan biaya pemeliharaan dan perawatan yang tidak sedikit. Bahkan, di negara-negara Eropa, sudah sering diadakan kontes atau lomba yang melibatkan marmut hias, yaitu perihal keindahan bulunya. Marmut hias merupakan salah satu jenis hewan yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang pemiliknya secara baik. Pemeliharaan dan perawatannya harus dijaga dengan baik, mulai dari pakan, minum, perawatan secara medis, dan juga perhatian dari sang pemilik. Dengan perawatan yang baik dan tepat, maka marmut hias ini dapat bertahan hidup hingga usianya mencapai 5 – 7 tahun, bahkan ditemukan marmut hias yang dapat bertahan hidup selama 10 tahun.

Penyakit Shellrot Pada Kura Kura

shellrot pada kura kura

shellrot pada kura kura

Tak hanya manusia saja yang rentan terkena penyakit. Hewan peliharaan pun juga berpotensi terserang penyakit, salah satunya adalah kura-kura. Salah satu penyakit yang kerap mengacaukan kondisi kesehatan kura-kura adalah penyakit Shellrot. Bagi para pecinta reptil, tentu tak asing lagi dengan penyakit Shellrot ini. Dari berbagai macam jenis penyakit yang mungkin terjadi pada kura-kura, Shellrot termasuk salah satu jenis penyakit yang wajib diwaspadai, dan perlu pengamatan serta perawatan yang khusus. Hal tersebut dikarenakan penyakit Shellrot tergolong jenis penyakit yang berbahaya bagi kura-kura, karena jika tidak segera diketahui penyebabnya dan diatasi, maka akan memungkinkan terjadinya kondisi kesehatan kura-kura yang semakin fatal bahkan berujung kematian.

Tips Merawat Baby Otter (Anakan Berang-Berang)

merawat baby otter

baby otter

Otter, atau yang lebih sering di kenal dengan sebutan berang-berang, wergul, dan linsang, merupakan salah satu jenis hewan karnivora yang melakukan aktivitasnya pada siang hari. Berang-berang menjalani hidup secara berkelompok serta menghabiskan waktunya untuk mencari makan di area sungai. Jenis makanan yang diburu oleh berang-berang biasanya berupa ikan atau keong. Perlu diketahui, bahwa ternyata otter atau berang-berang ini termasuk salah satu hewan yang memiliki kecerdasan yang cukup tinggi. Maka tak heran jika berang-berang sering diikutsertakan dan digunakan dalam pertunjukan sirkus. Saat ini, otter juga termasuk salah satu jenis hewan yang dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan. Tentunya, memiliki hewan peliharaan juga menjadi salah satu sarana untuk melakukan perkembangbiakkan terhadap hewan tersebut. Nah, bagi Anda yang tertarik dan berminat memelihara otter, berikut akan disampaikan beberapa tips untuk merawat baby otter atau berang-berang yang baru lahir.

Mengenal Ayam Mutiara

ayam mutiara dewasa

ayam mutiara dewasa

Selain ayam Tibet atau ayam Pheasant, terdapat satu jenis lagi spesies ayam hias yang tak kalah menarik dan unik, yaitu ayam ras Mutiara, atau yang dikenal dengan sebutan Guiena Fowl. Ayam ras Mutiara sangat gemar terbang dan hinggap di atap rumah. Hal tersebut dikarenakan ayam ini masih termasuk dalam golongan keluarga burung (aves). Namun, pemilik tak perlu khawatir, karena meskipun ayam ras Mutiara suka sekali terbang, namun ia tak bisa terbang terlalu tinggi. Dan apabila ia dipelihara, ia akan tahu kemana ia harus kembali, yaitu ke rumah pemiliknya. Ayam Mutiara dikategorikan sebagai ayam hias karena memiliki warna bulu yang cantik dan menarik. Disebut sebagai ayam Mutiara karena pada bulu-bulunya terdapat bintik-bintik yang menyerupai mutiara. Karena tergolong sebagai ayam hias, maka harganya pun tentu lebih mahal jika dibandingkan dengan ayam peliharaan untuk kepentingan konsumsi. Untuk sepasang ayam ras Mutiara, dijual sekitar Rp 200.000 – Rp 300.000. Namun, harga jual di masing-masing daerah tentu berbeda.

Penyakit Landak Mini

pbesitas penyakit landak mini yang sering ditemukan

pbesitas penyakit landak mini yang sering ditemukan

Landak mini adalah salah satu jenis hewan unik yang dapat dijadikan hewan peliharaan. Dikenal karena cara perawatannya yang mudah, membuat landak mini ini digemari oleh para pecinta hewan. Meskipun cara merawat landak mini terbilang cukup mudah, bukan berarti si hewan unik ini tidak bisa terserang penyakit. Layaknya makhluk hidup lainnya, kelalaian dalam memelihara dan merawat juga dapat menyebabkan penyakit-penyakit berdatangan menyerang kesehatan tubuh si mungil berduri ini. Nah, kira-kira masalah kesehatan apa saja yang sering muncul dan menyerang si landak mini? Berikut ulasannya.