Lebih Dekat Dengan Jenday Conure

Burung Jenday conure dewasa

Burung Jenday conure dewasa

Jenday conure memiliki nama ilmiah nama ilmiah Aratinga jandaya. Masih memiliki hubungan sangat dekat dengan burung sun conure yang telah lebih dahulu popular di tanah air. Jenday conure bukanlah burung paruh bengkok asli Indonesia, mereka berasal dari negara Amerika selatan tepatnya di sekitar pegunungan dan hutan Brazil. Tubuhnya terbilang medium, lebih besar dibanding keluarga parkit namun lebih kecil dari paruh bengkok seperti african grey dan Macaw. Panjang tubuh jenday conure hanya berkisar antara 12 inci dengan berat dewasa antara 120 hingga 140 gram. Jenday conure yang mendapatkan perawatan memadai dapat berumur hingga 20-30 tahun

Bagi sebagian penggemar paruh bengkok pemula, Jenday conure sering membingungkan dan dianggap sama dengan sun conure karena kemiripan ukuran dan warnanya. Namun jika diamati dengan seksama jenday conure memiliki beberapa perbedaan. Jenday conure dicirikan dngan warna sayap hijau yang gelap dengan perut oranye mendekati merah tua. Burung jenday conure juga memiliki tudung berwarna keemasi di sekitar wajah, kepala bagian atas dan juga leher. Pada kedua bola matanya terdapat lingkaran cincin berwarna putih dengan patch berwarna oranye. Burung jenday juga memilki paruh berukuran tebal dan memiliki kesamaan dengan semua genus burung Aratinga yang paruhnya selalu berwarna hitam. Ekor burung jenday memiliki aneka ragam warna. Beberapa yang dominan adalah warna biru bercampur dengan hijau zaitun. Pada ujung sayapnya terdapat guratan warna biru berkilau

Burung jenday yang masih muda memiliki warna hijau yang kurang menarik, gelap dan lebih kusam. Setelah moulting pertama, kecantikan jenday mulai terlihat dengan munculnya warna baru yang lebih cerah. Kesempurnaan warna mulai terlihat ketika burung telah berusia lebih dari satu tahun

Jenday Conure sebagai hewan peliharaan.
Sebagai hewan peliharaan, burung ini tergolong binatang yang menyenangkan. Mereka sangat menyayangi  pemiliknya sekaligus menginginkan banyak interaksi dan perhatian. Belaian dari pemilik sangat dinanti oleh burung jenday. Mereka akan menekuk sebagian lehernya untuk mendapat belaian di sekitar kepala. Semua burung jenday gemar memanjat tidak terkecuali terhadap pemiliknya. Mereka akan mengeksplore pemilik dengan memanjat mulai dari kerah baju hingga ke atas pundak bahkan kepala untuk merasakah kehangatan manusia

anakan jenday conure

anakan jenday conure

Kemampuan bicara burung jenday conure 
Burung conure dikenal mampu menirukan beberapa jenis suara namun kurang pandai untuk menirukan kata kata. Beberapa burung conure yang pandai berbicara merupakan burung yang menjalani latihan dalam jangka panjang. Pada kondisi normal suara burung conure susah untuk dimengerti. Diluar kemampuannya bernyanyi, jenday conure juga mampu melakukan trik trik menarik. Mereka mampu untuk mengingat, menari atau mengumpulkan beberapa benda yang disediakan. Kemampuan burung jenday conure sangat tergantung dari kreatifitas pelatihnya. Burung ini juga akan lebih terstimulasi jika diberi respon positif berupa pujian atau hadiah makanan

Makanan Jenday Conure
Sekalipun burung import namun burung jenday bukanlah burung yang merepotkan dalam urusan makanan. Mereka menyukai campuran biji dan pelet dan dapat dipadukan dengan menu sayuran dan buah buahan. Apel yang diiris tipis, buah kiwi atau melon dapat diberikan sebagai makanan selingan sedangkan untuk sayuran anda dapat memberikan potongan wortel, brokoli segar dan jagung manis muda. Asupan protein dapat dicukupi dengan telur ayam yang direbus. Saran dari para ahli menyatakan sebaiknya makanan yang mengandung protein tinggi sebaiknya segera dihabiskan jangan lebih dari 1 jam setelah diberikan

Permainan untuk burung conure.
Seperti burung keluarga conure, jenday dikenal sangat aktif. Mereka membutuhkan ruang gerak dan banyak permainan untuk menghindari menumpuknya energi. Beberapa alat permainan bisa disedikan di dalam kandang seperti tali, tangga dan ayunan. Sebaiknya kandang cukup besar dengan bahan besi atau stainless sehingga kuat dan memudahkan burung untuk memanjat serta bergelantungan di atas kandang

Perkembangbiakan jenday conure.
Jenday conure tidak mengenal musim kawin. Mereka dapat bereproduksi sepanjang waktu selama kandang mendukung dan cuaca bersahabat.  Suhu kandang tidak boleh lebih dari 90 derajat fahrenheit karena menyebabkan induk burung dehidrasi dan berujung pada kanibal atau tidak merawat anaknya dengan baik. Jumlah telur dalam satu siklus reproduksi berkisar antara 2 hingga 4 butir saja, sedangkan di kandang ternak yang pasokan proteinnya tingi dapat mencapai 6 butir. Masa pengeraman telur jenday cukup panjang hingga 27 hari. Anak burung akan tetap berada disarang hingga usia 7 minggu dan benar benar mandiri pada usia 10 minggu. Beberapa peternak jenday conure berusaha mempercepat siklus reproduksi dengan melakukan panen dini dan dilanjutkan hand feeding oleh peternak

Untuk membedakan jenis kelamin jenday conure bukan pekerjaan mudah karena mereka merupakan burung bertipe monomorfik atau jantan dan betina susah dibedakan. Cara yang paling akurat dalam sexing  yaitu menggunakan analisis DNA yang saat ini sudah banyak dilakukan oleh para peternak Indonesia. Apabila anda berminat mengembangbiakkan burung conure, dianjurkan tidak mencampurkan beberapa ras agar tetap terjaga kualitas dan kemurnian spesiesnya. Usaha pencampuran akan menciptakan burung hybrid baru yang diragukan daya tahan tubuhnya. Contoh burung hybrid misalnya mengkawinkan jenday conure dan sun conure yang menghasilkan burung yang dinamai Sunday conure

baca juga artikel kami yang lain:

6 Fakta Burung Sun Conure

Burung Sun Conure

Daftar Harga Burung Nuri 2016 Beserta Jenisnya

Memelihara Dan Merawat Burung Nuri

 

Diperkenankan menyebarluaskan / meng-copy paste artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber www.pet-lovers.id

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − 6 =