Tag Archives: alat reproduksi kucing betina

Fakta Ular Ball Phyton

ular ball phyton

ular ball phyton

Ball Phyton, jenis reptil jinak asal Afrika yang sangat unik dan menarik. Ular Ball Pyhton merupakan salah satu jenis ular yang sangat cocok dipelihara, karena selain aman, ular ini juga mudah dirawat. Sebagai seekor ular, merupakan hal yang sangat langka memiliki sifat yang tenang, tidak galak, dan tidak suka menggigit. Selain itu, Ball Phyton bukan termasuk jenis ular yang berbisa. Jenis ular crepuscular ini memiliki ukuran panjang tubuh sekitar 130 cm untuk jenis ular dewasa, sedangkan di alam liar ia dapat tumbuh mencapai 140 cm. Namun, sejauh yang ditemukan, belum ada pernah ada yang panjang tubuhnya mencapai lebih dari 140 cm meski ia hidup di alam liar. Pertumbuhan Ball Phyton akan berlangsung setiap tahun pada awal tiga tahun pertama, yaitu sepanjang 35 cm. Masa hidup normal adalah sekitar 20-35 tahun. Namun, jika ular ini dipelihara dan dirawat dengan baik dan tepat, maka usianya dapat mencapai lebih dari 35 tahun, yaitu sekitar 40 tahun.

Organ Reproduksi Kucing (Bag II)

anatomi organ reproduksi kucing betina

anatomi organ reproduksi kucing betina

Setelah pada artikel sebelumnya kita telah membahas organ reproduksi pada kucing jantan maka kali ini akan dibahas mengenai organ reproduksi pada kucing betina. Pada kucing betina terdiri dari ovarium, saluran kelamin dan alat penggantung. Di ovarium sel telur atau ovum terbentuk. Hormon estrogen dan progesteron juga terbentuk disini. Ovarium pada kucing berukuran kecil dan berjumlah sepasang dengan kemampuan memproduksi dalam satu periode lebih dari satu sel telur. Ovarium pada kucing dewasa terletak di sekitar lumbal kaudal / sekitar ginjal. Bentuknya oval dengan permukaan yang tidak rata dengan panjang 8 hingga 9 milimeter. Kedua ovarium tersebut berada di bawah plika urogenitalis dengan posisi menggantung. Selaput jaringan yang menggantung dinamakan mesovarium yang penuh dengan saluran pembuluh darah. Setelah mencapai usia dewasa sekitar 9 bulan organ reproduksi betina mulai dapat berfungsi dengan baik. Birahi berlangsung dengan singkat hanya selama 4 hari saja. Ovulasi akan terjadi setelah kucing mendapat rangsangan dari pejantan antara 1 hingga 2 hari setelah terjadi perkawinan.